Taubat - Alvin's
2:49 AM | Author: Ghee

Tak terasa waktu berlalu

Hidup penuh dengan dosa

Nista yang slama ini

Menyelimutiku


Hari ini aku teguhkan

Tuk temukan jalan hidupku

Selama aku masih diberi

Umur yang panjang


Allah adalah Tuhanku

Muhammad adalah Nabiku

Alquran lah kitabku

Islam adalah agamaku


Tak ada kata terlambat

Tuk bertaubat dihadapNya

Selama aku bernafas

Allah kan selalu di hatiku


Lagu ini enak banget, nd tentunya slalu mengingatkan kita akan taubat...

"Setitik Harapan Seorang Bapak..."
11:45 PM | Author: Ghee
"Karna semangatnya untuk sembuh, makanya Bapak tak akan berhenti berupaya untuk kesembuhannya, meski sakit semacam itu tak ada harapan baginya untuk sembuh seperti halnya pasien lainnya, bahkan dokter pun sudah angkat tangan..."

Begitulah kira-kira harapan seorang Pak Herno pada kesembuhan putri semata wayangnya yang didera sakit. Meskipun ada setitik kecemasan dari raut wajahnya, harapan dan semangatlah yang telah putrinya tulari pada seorang Bapak dengan ketegarannya. Seakan siap apapun yang terjadi, doa dan ikhtiar tak akan kenal putus asa bagi Bapak ini.

"Baik alternatif maupun medis telah bapak jalani, apapun caranya bapak usahakan, lagi-lagi neng karena semangatnya untuk sembuh tak pernah pudar dan itu telah menulari kami untuk tetap semangat.."

Begitulah, tak perlu harus secara langsung kita memotivasi orang lain, dengan semangat dan motivasi dari dalam diri kita pun secara tak langsung bak parfume akan menyebarkan aromanya pada sekitar, harumnya menyegarkan bau kemalasan dan kekosongan dalam hidup.

Terkecuali yang satu ini...
Ada seorang kawan yang cukup dekat dengan saya. Ketika beliau bercerita tentang keluh kesahnya, bukan keluhnya yang dia tekankan dan tularkan, tetapi hikmahnya dari setiap yang beliau alami. Dan yang paling unik dari beliau adalah dalam keadaan sedih, kecewa, atau putus asa, beliau tetap menyemangati. Ah, alhamdulillah saya memiliki kesempatan berkawan dengan beliau.

Jadi, mari kita bersemangat, meski sedang sedih, perlihatkan bahwa kita sedang bahagia, karna kesedihan kita akan menulari orang lain, kecuali kesedihannya dapat memotivasi kita. Jangan biarkan orang lain tahu bahwa diri kita sedang berduka. Jika ingin bercerita dan mencari solusi, berceritalah dengan mengandaikan tokoh utama diri kita dengan peran orang lain atau nama orang lain. Dan, tentunya sebaik-baik tempat pencurahan hati kita tentu saja hanya pada Allah SWT.

"Secuil harapan dan semangat memberitahuku tentang dirinya, bahwa dirinya bukan dilahirkan dari orang lain, melainkan dari dalam hati dan jiwa dirinya sendiri..."
Terkenang kembali saat kebersamaan di penghujung 2010, terlebih karena indahnya bersama kawan-kawan yang gemar hiking seperti saya. Gemar menghirup udara segar dari hamparan hijau kebun teh, dinginnya air sungai, nikmatnya makan di pinggir sungai. Ah, benar-benar indah.

Saat itu, tanah November 2010 telah basah disiram hujan tadi malam. Cuaca
mendung tak menyurutkan langkah kami menuju daerah Bandung Utara tepatnya di daerah Parongpong. Saya berangkat dari rumah pukul 07.00 pagi dari daerah Kopo bersama kawan saya, Salma, yang kebetulan bertempat tinggal di daerah yang sama hanya berjarak sekitar 1 km. Berangkat dengan angkutan umum menuju termItalicinal Leuwi panjang, dilanjut dengan bis DAMRI jurusan Ledeng. Sesampainya di terminal Ledeng, dilanjut dengan angkutan umum berwarna putih lewat jalan Sersan Bajuri. Sekitar satu jam, kami sampai di terminal Parongpong. Berhubung kawanku yang satu lagi belum datang, yaitu Teh Midah yang bedomisili di Cimahi, kami menunggu beliau di pelataran warung sambil ngopi dulu sejenak. Setelah menunggu cukup lama, sekitar pukul 11.00 kami meluncur ke lokasi dengan track pertama melewati Perumahan Villa Merah. Lumayan sejuk. Selanjutnya melewati CIC (Ciwangun Indah Camp). Sekali lagi, hanya lewat, cos demi asas hemat (padahal kantong pas-pasan,, hehe), kami mengambil jalan lain yang tak bergerbang yaitu kawasan Sukawana. Sebelum memasuki gerbang kawasan CIC, kami berbelok ke pemukiman warga, sebenarnya sempat salah arah sih, tetapi memegang prinsip malu bertanya sesat di jalan, maka kami pun bertanya pada salah satu warga dan akhirnya kita sampailah di sebuah mesjid di daerah Sukawana. Kami beristirahat terlebih dahulu untuk sholat dhuhur dan makan siang. Tak disangka kami bertemu kawan-kawan dari kampus kami, grup Analyst Touring Community (ATC). Wah, senangnya kami saat itu.

NI, dia lokasi start kami di depan mesjid di Sukawana

Kami lanjutkan perjalanan survey hiking kami melewati kebun teh. Wuih,, sejuknya,, dilanjut dengan berjalan membelah kebun teh melewati jalan setapak menembus pepohonan, kemudian tibalah di hutan pohon pinus yang elok. Dan hujan pun turun membasahi dedaunan hijau yang sejuk.


Foto ekspresiku (kanan) sama Teh Midah (kiri, yang payungan)
Berhubung hujan, kita payungan deh.


Oke, kami melanjutkan perjalan ini melewati jalan dengan lebar sekitar 2 meter di antara tebing dan jurang. Cukup menegangkan, tapi menantang juga. Dan sampailah di air terjun kecil yang turun membelah dan menutupi jalan yang dilalui. Menurut Salma, sebelumnya itu jalan bebatuan biasa, bukan sungai kecil. Ya sudah, dengan terpaksa kami membuka sepatu dan menceburkan kaki kami ke dalam air yang super duper dingin.




Fotonya ga da Salma ya,, cos dia moto-moto melulu..)


Lanjut nih, kita jalan lagi menuju lembah dan kita disana kebingungan cos ada dua jalan. Yang satu jalan menuju bukit, kebetulan jalannya licin karena hujan, yang satu lagi datar tapi berbelok. Sesuai petunjuk Salma, kita lanjut menaiki bukit aja. Oke, kita capcus menuju bukit cukup terjal sambil berpayung ria. Lucu juga, apalagi pas Salma jatuh, hehe..(pis Sal...) Selanjutnya kita berjalan-jalan ria melewati kebun teh dan alang-alang nan indah, tentunya sambil berpayung ria. Disana kita jauh dari penduduk, cos jarang ada orang. Ada rasa kekhawatiran juga sih, udah mah cuaca lumayan tak bersahabat, tapi La haula aja, kita serahkan sama Allah Sang Penakluk Alam. Ga kerasa, kita melewati pepohonan rindang mirip hutan, semakin takut, heuheu,, sampai akhirnya kita melihat air terjun dari atas bukit. Lega rasanya, cos perjalanan yang cukup menantang apalagi ga ada orang lain selain kita bertiga yang kece (ups...).

Lagi-lagi, kita mesti terjun ke air yang super dingin tapi bening, kayak beningnya kita bertiga (lagi2.. ups), tapi tak apalah, itu kan sensasinya ber-hiking ria. Akhirnya kita sampai juga di kawasan curug, yang pada akhirnya baru saya tahu belakangan ini nama curugnya adalah Curug Putri yang indah dengan debit air yang tinggi karena sedang musim hujan.

Ditemani dengan kopi mocca hangat buatan Salma dan ayam bakar yang saya bawa, juga mie goreng lada hitam yang maknyus buatan teh Midah (Teteh yang satu ini hobinya masak lho,, mie goreng biasa aja bisa disulap jadi luar biasa rasanya, mantaplah...),, kami bertiga mengakhiri sore hari di pelataran sungai dengan hijaunya dedauan rindang, embun sore hari dan indahnya cinta persahabatan.

Nantikan part 2 nya ya.... miss yu...
Assalamualaikum...





Molen Cinta
5:24 PM | Author: Ghee

"Ni, molen cintanya dimakan donk..."

Begitu c Aa aku maksa-maksa buat makan molen bawaan dari calonnya. Iih, geli c saya negedengernya soalnya belum pernah tu Aa aku kayak gitu sebelumnya. Ngejomblo terus sih, heehe. Maklum, lagi kena syndrom "sebulan lagi menjelang pernikahan". Bakal ada keramaian pertama kali di rumah. Ga kebayang ramenya gimana.

Jadi ajang jail-jailan kita bertiga anak cewe buat c Aa satu-satunya anak cowo. Asli, soalnya udah lupa kapan terakhir kali dia ngepel rumah, beres-beres, masak nasi. Bahkan mungkin baru pertama kali dia masak nasi waktu itu.

Malam itu kita berempat (Aa, saya, Qoqo, Bocin) lagi ngumpul di ruang tengah. Suara ribut TV pun kalah sama ributnya kita. Saat itu c saya lagi nunggu hujan berhenti cos mau terbang dines malem, jadi tertunda deh niatnya mau dateng lebih awal. Tapi, delaynya ga sia-sia juga. Cos, puas banget jailin c Aa. Cerita tentang masa kecil kita berempat yang tiap menit berantem, sampai sekarang juga sih. Cerita tentang Qoqo dengan cameuhnya yang lucu (What the meaning cameuh?!!) kalo lagi bad mood merengek minta jajan. Cerita tentang Bocin yang nangis ato engga pipis tiap kali difoto. Haha, c saya puas banget ngejailin mereka. Ketawa-ketiwi ngakak bareng mereka.

Tak disangka cerita ringan seperti ini bisa berkesan banget, ya setidaknya sebelum anggota personel F4 yang suka ngojek kita berkurang satu.

Hujan pun reda mengiringi c saya buat segera terbang dengan c merah menuju Rumah Perjuangan Hidup alias Rumah Sakit.

Apakah yang dimaksud dengan Neuro Linguistic Programming (NLP)?

Secara sederhana, banyak kalangan yang sudah mendengar akan istilah baru ini "NLP" "Neuro-Linguistic Programming", namun sayangnya sebagian dari mereka tidak memahami apa yang dimaksud dengan ilmu pengetahuan ini dan apakah ada ayat-ayat Al-Qur’an yang berhubungan dengannya?

Sebagian pembaca mungkin akan terkejut bahwa ilmu pengetahuan ini, dan ilmu yang telah ditemukan dan dikembangkan keilmiahannya lebih dari 30 tahun telah termaktub secara lengkap di dalam Al-Qur’an sejak empat belas abad yang lalu! Kami akan membuktikan fakta ini melalui serangkaian artikel secara imaniah dan ilmiah, dan dua hal ini adalah yang paling utama di antara yang lainnya, dan kita akan membaca apa yang dinyatakan dalam Al-Quran Al-Karim, lalu kita bandingkan dan tadabburkan sehingga kita dapat berkesimpulan bahwa Al Qur'anlah kitab yang pertama kali berbicara tentang NLP bukan para ilmuwan Amerika!

Bahwa ilmu ini muncul pada tahun tujuh puluhan yang lalu, sebab awal penemuannya adalah karena adanya persepsi diperlukannya pengembangan pengetahuan dalam diri manusia. Yang mana pada saat itu beberapa orang mencapai sukses besar dalam hidupnya, dan inilah yang menarik perhatian beberapa ilmuwan untuk memutuskan mempelajari alasannya. Kemudian mereka berkesimpulan pada dua point penting:

1 - Bahwa setiap orang pasti bisa mencapai kesuksesan dalam berbagai urusan hidupnya, yaitu dengan menggunakan apa yang ada pada keinginannya yaitu mencapai sukses, atau "strategi" dalam bekerja sehingga mampu membawa kesuksesan.

2 - Setiap orang pasti memiliki kemampuan untuk mencapai sukses, itu berarti bahwa kita juga bisa mencapai sukses serupa jika kita mengikuti jalan yang sama.

Jadi, secara sederhana kita bisa katakan: bahwa ilmu Neuro Linguistic Programming (NLP) ini adalah "cara mengendalikan otak Anda"!

Program ini sangat bergantung pada bekal pengetahuan pembaca terhadap berbagai metode, ide dan keterampilan yang membuatnya menjadi seorang yang sukses dan berpotensial. Namun hal yang paling menjamin Anda untuk sukses adalah bagaimana mengendalikan ego diri atau otak atau kontrol terhadap emosi, yang mana – secara sederhana – cara belajar bagaimana mengoptimalkan pikiran Anda!

Para ilmuwan telah menemukan bahwa emosi dan perasaan serta indera yang ada pada diri manusia tidak berjalan secara acak seperti yang diduga sebelumnya, namun ada program yang secara ketat selalu mengontrolnya, dan inilah rahasia adanya peluncuran istilah "pemrograman" pada ilmu ini.

- Kata "Pemrograman" menunjukkan bahwa ada program khusus tentang emosi dan perasaan yang dapat dikendalikan oleh program, sama seperti kita mengendalikan komputer!

- Kata "Bahasa" adalah penggunaan kata-kata untuk berkomunikasi dengan orang lain dan berkomunikasi dengan diri sendiri. Setiap penggunaan bahasa selalu berada dalam bimbingan emosi.

- Kata "Emosi" berarti bahwa kita harus menyadari bagaimana sistem saraf dan psikologis kita bekerja untuk dapat mengendalikan dan membimbingnya ke arah yang kita inginkan. Sama seperti pengetahuan tentang komputer yang sedang Anda gunakan, semakin banyak pengatahuan tentang perangkat yang ada dihadapan Anda, maka semakin baik dalam memiliki kemampuan dan mengontrol perangkat ini dan mengambil keuntungan dan manfaat dari berbagai fitur-fiturnya.

Bahwa pemrograman sangat penting bagi manusia yang sehat sebagaimana sangat penting bagi manusia yang sedang sakit, karena itu tidaklah penting bagi Anda yang sedang menghadapi suatu masalah sehingga harus memiliki dan mempelajari kaidah-kaidah pemrograman, namun sebaliknya Anda harus dapat mengambil keuntungan dari kaedah-kaedah ini dan mencoba berlatih mengaplikasikannya pada saat kondisi sehat dan prima, karena hal tersebut akan membuat Anda lebih kuat pada saat mengalami dilema dan kondisi sulit.

Saya akan memberitahukan kepada Anda wahai pembaca yang budiman bahwa salah satu dari kami memiliki banyak kelebihan dalam kemampuan dan potensi namun tidak mampu menggunakannya karena kurangnya pengetahuan tentang hal itu! Padahal itu akan memberikan lebih banyak solusi dari suatu masalah dari sekedar menyadari besarnya masalah ini!!


Gambar (1) Anda bisa membayangkan otak Anda sebagai satu unit perangkat presisi-rekayasa, yang beroperasi sesuai dengan program khusus, dan Andalah yang akan menglelola program ini dan ini adalah bagian dari kunci kesuksesan! Adapun jika Anda tidak menyadari kenyataan ini, maka otak Anda akan diatur oleh teman-teman, keluarga, masyarakat dan pengaruh-pengaruh lain yang ada di sekitar Anda, dan Anda akan menjadi orang yang emosional dan tidak mampu mengendalikan diri atau emosi.

Bagaimana mengendalikan emosi?

Ini adalah suatu proses yang sangat sederhana dan hanya perlu menemukan hukum yang sederhana dan mempraktekkan hukum ini. Saat ini, para ilmuwan mengatakan bahwa ada otak yang ada di dalam dapat mengendalikan emosi dan perasaan manusia dan bahkan mampun mengendalikan berbagai tindakan! Namun hal ini kita tidak menyadari langsung karena berada di bawah sadar atau tersembunyi.

Namun berbagai percobaan membuktikan akan fakta ilmiahnya yaitu bahwa pikiran sadar saat kita berpikir di dalamnya serta berinteraksi denganya merupakan hubungan komunikasi langsung dengan akal bawah sadar dengan saluran yang sempit. Sebagai contoh, Anda dapat memberikan pesan kepada pikiran bahwa Anda Anda harus melakukan sesuatu. Dan bersamaan dengan terulangnya pesan, maka pikiran bawah sadar akan merespon dan mulai melakukan perubahan.

Para ilmuwan telah menemukan bahwa masa di mana komunikasi aktif antara pikiran sadar dan pikiran bawah sadar adalah masa sebelum tidur selama beberapa menit, dan setelah bangun dari tidur selama beberapa menit. Adalah Dr Joseph Murphy yang telah mendapatkan suatu kesimpulan setelah melakukan ribuan percobaan dalam bukunya "Kekuatan pikiran bawah sadar Anda", yang telah terjual lebih dari satu juta eksemplar! Hasil ini adalah cara terbaik untuk mengendalikan emosi dan marah dengan frekuensi yang dilakukan setiap hari sebelum tidur dan setelah bangun tidur dengan ungkapan seperti berikut: "Mulai saat ini Saya akan menjadi seorang laki-laki yang tenang dan seimbang, jauh dari emosi dan hasilnya akan muncul pada prilaku saya keesokan harinya."

Dr Murphy telah mengobati banyak kasus melalui metode ini dan hasilnya sangat bagus dan semua orang merasakan adanya perbaikan dalam emosi bahkan diantara mereka ada yang menjadi lebih tenang dan santai daripada orang rata-rata!

Sekarang kami berharap bahwa semua orang tahu, terutama mereka yang tidak yakin dengan ajaran Islam bahwa Nabi saw telah berbicara tentang fenomena ini dengan jelas, beliau telah menyampaikan tentang pentingnya komunikasi dalam pikiran bawah sadar sebelum tidur dan sesudah bangun dari tidur, dan memerintahkan kita untuk memanfaatkan masa tersebut dengan berdoa. Doa apakah itu?

Rasulullah saw telah mengajarkan kepada kita untuk selalu membaca doa sebelum tidur, yaitu:

"اللهم إني أسلمتُ وجهي إليك وفوضّتّ أمري إليك وألجأتُ ظهري إليك رغبة ورهبة إليك لا ملجأ ولا منجى منك إلا إليك آمنتُ بكتابك الذي أنزلت وبنبيك الذي أرسلت"

“Ya Allah, aku menyerahkan wajahku kepada Engkau dan aku serahkan segala urusanku kepada-MU, aku sandarkan tubuhku kepada-MU, dalam suka dan duka kepada-MU, sesungguhnya tidak ada tempat untuk bersandar dan memohon kecuali kepada-MU, aku beriman kepada kitab-Mu yang telah Engkau berikan kepada Nabi sebagai utusan-MU”.

Marilah merenung bersama saya bagaimana kata-kata ini memberikan pesan pengkondisian terhadap sikap gundah, masalah dan problematika sosial yang telah terakumulasi akhir-akhir ini! Berapa banyak kata-kata ini mampu memberikan ketenangan dan ketentraman serta stabilitas diri bagi mereka yang mengatakannya sebelum tidur.

Para ilmuwan Amerika memperlakukan pasien dan mengajarkan kepada mereka untuk berbicara pada diri sendiri: "Setelah ini saya akan menjadi orang yang tenang dan seimbang serta jauh dari emosi dan hal ini akan tampak hasilnya pada perilaku saya esok hari ..".

Namun Nabi saw juga mengajarkan kepada kita bagaimana berkomunikasi dengan Allah dan menyerahkan kepada-Nya segala kegundahan dan perasaan yang ada dihadapan-Nya, serta menyerahkan segala urusan kepada-Nya karena Dialah yang memberikan keputusan sesuai dengan kehendak-Nya. Pertanyaannya adalah: Apakah ada yang lebih indah dan lebih baik yang menjadi dokter selain Allah?!

Kita ingat di sini kata-kata Ibrahim as:

"الَّذِي خَلَقَنِي فَهُوَ يَهْدِينِ * وَالَّذِي هُوَ يُطْعِمُنِي وَيَسْقِينِ * وَإِذَا مَرِضْتُ فَهُوَ يَشْفِينِ * وَالَّذِي يُمِيتُنِي ثُمَّ يُحْيِينِ * وَالَّذِي أَطْمَعُ أَنْ يَغْفِرَ لِي خَطِيئَتِي يَوْمَ الدِّينِ"

“Dialah yang menciptakanku dan memberikan petunjuk kepadaku * yang memberikan makan dan minum kepadaku * jika aku sakit Dialah yang menyembuhkanku*dan Dia pula yang mematikan dan menghidupkanku kembali*dan Dialah Zat yang aku berharap akan mengampuni dosa-dosaku pada hari pembalasan nanti” (As-Syuara:78-82).

Jadi, inilah pemrograman Alquran yang mengajarkan kepada kita aturan yang paling penting dalam penyembuhan; bahwa Allah adalah Zat yang mampu mengobati bukan akal bawah sadar atau dokter, dan keduanya tidak lain kecuali sebagai sarana yang diciptakan oleh Allah untuk digunakan sebagai cara penyembuhan. Ini berarti bahwa kekuatan untuk menyembuhkan melalui Al-Quran jauh lebih besar daripada perawatan diri, tetapi jika menggunakan Al-Qur’an dan Psikologi secara bersamaan maka hasilnya akan sangat bagus dan signifikan.

Sekarang kita akan coba mebahas langkah praktis untuk pengobatan emosi dari sisi ilmu pengetahuan modern dan Al-Qur'an Al-Karim.

Langkah-langkah Ilmiah dan praktis untuk pengobatan emosional kronis

1 – Selama lebih dari setengah abad yang lalu Para psikolog menegaskan bahwa ada langkah mendasar yang harus dilakukan untuk mengatasi emosi, yaitu pengakuan adanya ketidakseimbangan atau penyakit. Karena emosi psikologis jika terus berkembang maka akan menjadi penyakit yang terus menghantui diri seseorang sepanjang hidupnya, dan penyakit ini tidak akan bisa sembuh kecuali dengan adanya pengakuan bahwa penyakit ini ada dalam dirinya dan harus bergerak cepat untuk melakukan langkah penyembuhannya.

Ini adalah fakta ilmiah dan bukan pendapat para psikolog, atau sekedar teori yang bisa salah dan bisa benar, hal demikian terjadi karena para ilmuwan telah menegaskan akan fakta ini, atau secara nyata seseorang dapat berkomunikasi dengan dirinya setelah muncul emosi secara langsung dan mencoba mengakui terhadap dirinya bahwa dirinya sangat cepat dan melakukan kesalahan dalam emosi ini. Ini adalah langkah yang paling penting dalam pengobatan emosi.

2 – Langkah kedua dan juga sangat penting serta sebagai komplementer untuk yang pertama adalah mencoba memberikan pesan kepada dirinya dengan mengatakan kepadanya: "Aku harus menghentikan emosi, karena ini merupakan tindakan salah dan mengakibatkan hasil yang tidak baik serta menyebabkan banyak malu."

Pesan ini harus diulang dan merasakan adanya kepuasan terhadapnya, dengan kata lain harus meniatkan diri untuk tidak kembali pada sikap emosi yang dapat merugikan dirinya sendiri.

3 - Ada langkah praktis lain yang harus dilakukan oleh orang yang "emosional" yaitu memulai segera secara aplikatif bersikap toleran dan pemaaf terhadap orang lain. Dalam penelitian telah ditemukan bahwa manusia yang paling panjang usianya adalah orang yang paling toleran dan pemaaf! Jadi, Anda harus memiliki kemampuan untuk mentolerir dan memaafkan orang-orang yang menyakiti, menyinggung atau mengganggu Anda. Karena tanpa langkah ini, Anda tidak akan mampu memperbaiki diri dan emosi akan tetap mengendalikan diri Anda. Sebagaimana para peneliti saat ini juga menegaskan bahwa dengan berinfak (mengeluarkan sebagian harta) kepada fakir miskin dan membantu mereka memperoleh sesuatu mendapatkan ketenangan dan kenyamanan hidup, akan mengobati penaykit emosi yang ada dalam dirinya.

Bahwa sikap pemaaf atau toleran sangatlah urgen dan penting karena keduanya akan menjadi sarana penyembuh emosi dari akarnya, karena alasan utama yang ada di balik setiap emosi adalah perasaan bahwa orang lain telah menyakitinya dan kemudian mencoba bereaksi secara emosional terhadap mereka dalam bentuk balas dendam. Jika diputuskan untuk mengirim pesan kepada dirinya maka pada saat yang bersamaan dirinya harus mentolerir orang lain dan mengulangi pesan ini lalu menemukan diri agar selalu toleran dan memaafkan!

4 - Ada prosedur internal lain yang harus dilakukan yaitu perlawanan terhadap emosi dan berusaha memadamkan api dengan mengulangi pesan: "Aku harus menahan emosi sekecil apapun".

Pesan ini akan menemukan jalannya akal bawah sadar yang merupakan kontrol utama emosi.

5 – Sebagaimana ada cara lain yang dapat dilakukan yaitu melakukan aktivitas apapun dan meyakini diri bahwa perbuatan tersebut akan mengarah pada keberhasilan yang Anda inginkan, namun ketika hal tersebut gagal maka harus diubah dengan cara lain dan melakukan tindakan/aktivitas lain untuk mencapai kesuksesan yang diinginkan. Karena yakin terhadap kesuksesan adalah bagian dari keberhasilan, maksudnya adalah bahwa jika Anda yakin bahwa Anda akan berhasil dalam melakukan sesuatu maka keyakinan tersebut akan menjadi cara yang efektif untuk menuju keberhasilan dalam suatu pekerjaan.

Karena itu, Anda harus yakin dan sangat yakin bahwa Anda memiliki kemampuan untuk menyembuhkan emosi sehingga penyakit ini akan hilang dengan mudah dan gampang, namun Anda harus mengkomunikasikan diri dan terus-menerus mendorongnya untuk menghilangkan sikap emosi ini dan tidak keras kepala atasnya.

Gambar (2) Bahwa otak Anda wahai pembaca yang mulia adalah sebuah mesin yang selalu siap menerima perintah dan petunjuk, jika mesin ini diarahkan pada berbagai pesan yang bermanfaat secara terus-menerus maka Anda akan berhasil menyembuhkan emosi dan Anda yakin akan hal tersebut, karena mesin ini akan menjawab secara bertahap, dan Anda akan memiliki kemampuan untuk mengendalikan emosi ini. Ingat jangan pernah meninggalkan pesan-pesan negatif atau gelap terhadapa otak Anda, namun berikan dan masukkan pesan-pesan yang positif dan cerah saja ke dalam otak Anda.

Sekarang, setelah kita melihat langkah-langkah perawatan secara ilmiah pada pemrograman otak manusia, bagaimana dengan pemrograman yang ada dalam Al-Quran??!

Langkah-langkah perbaikan melalui kitab suci Al-Qur’an

Al-Qur’an telah memberitahukan kepada kita tentang sifat dan karakteristik surga yang dijanjikan Allah kepada orang-orang yang bertaqwa:

وَسَارِعُوا إِلَى مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ

“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa”. [Ali Imran: 133].

Namun apa saja karakteristik dan sifat orang-orang yang bertaqwa?

Allah berfirman dalam ayat berikutnya:

الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

“(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema'afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan”.

[Ali Imran: 134].

Ayat diatas mencakup tiga tindakan nyata dalam melakukan perbaikan diri dari emosi:

1 – Berinfak dari sebagian harta yang dimiliki pada orang miskin: Ini dibenarkan oleh para ulama bahwa yang demikian akan mendapatkan semacam stabilitas psikolog manusia: “Mereka yang berinfak pada waktu senang dan susah”.

2 – Berusaha untuk memadamkan api emosi dengan berbagai cara dan tidak mentolerirnya sehingga meluncur ke arah yang lain: Kaidah inilah yang dikenal orang banyak dengan kedisiplinan diri (6): “Dan yang mampu menahan amarah”.

3 – Sebagaimana ayat diatas juga mencakup praktek sikap toleran dan memaafkan terhadap orang lain, hal inilah yang banyak ditegaskan oleh para ulama sekarang bahwa toleran dan pemaah adalah cara terbaik untuk mengatur emosi. “Dan orang-orang mudah memberikan maaf kepada orang lain”.

Kemudian akan kita baca dan bahas ayat selanjutnya dimana Allah berfirman:

وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا فَاحِشَةً أَوْ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللَّهَ فَاسْتَغْفَرُوا لِذُنُوبِهِمْ وَمَنْ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا اللَّهُ وَلَمْ يُصِرُّوا عَلَى مَا فَعَلُوا وَهُمْ يَعْلَمُونَ

“Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau Menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui”. (Ali Imran: 135).

Ayat diatas juga mencakup tiga langkah praktis untuk mengobati kezhaliman diri, dan kita semua tahu bahwa emosi dan terburu-buru serta ceroboh adalah jenis kezhaliman manusia terhadap dirinya sendiri. Adapun tiga langkah tersebut adalah sebagai berikut:

1 - Pengakuan terhadap dosa dan kesalahan: ketika orang berimana melakukan kesalahan atau kezhaliman terhadap dirinya sendiri, emosi atau ceroboh dalam dalam melakukan suatu tindakan maka harus segera menyadari dan mengakui kesalahannya: “Mereka yang selalu memohon ampun terhadap kesalahan-kesalahan mereka”, Ayat tersebut menegaskan akan adanya pengakuan bersalah, karena mohon ampun dan meminta pengampunan Allah tidak akan terjadi kecuali setelah orang yang beriman merasa bersalah dan berdosa lalu bersegera mohon ampun kepada-Nya. Para peneliti menegaskan bahwa pengakuan bersalah terhadap diri sendiri adalah jalan menuju perbaikan diri. Namun Al-Quran memerintahkan kepada kita untuk mengakui dosa-dosa kepada Allah SWT semata!! Karena Dialah Zat yang paling mampu untuk memberikan kesembuhan.

2 –Yakin bahwa emosi dan kesalahan ini dapat diobati: Para ulama menegaskan bahwa tingkat keyakinan pasien merupakan setengah dari pemulihan sekalipun banyak, dan inilah makna dari ayat Allah: “Dan tidak ada yang mampu memberikan ampunan kecuali Allah”Bahwa kata-kata memberikan perasaan percaya diri yang tinggi dan besarnya kemungkinan mendapat pengampunan dosa dan bahwasanya emosi ini mungkin tidak akan terulang lagi.

3 – Para ulama dan ilmuwan NLP juga menegaskan bahwa cara yang paling ideal untuk mengobati mental disorders dan emosi, adalah dengan memiliki kehendak yang cukup dan kuat untuk tidak mengulangi emosinya dan tidak keras kepala atasnya. Pertanyaannya adalah: Bukankah itu yang disebutkan dengan ayat ini: “Dan tidak bersikeras pada apa yang mereka lakukan?

Sekarang perhatikan teks Al-Quran:

وَسَارِعُوا إِلَى مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ * الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ * وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا فَاحِشَةً أَوْ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللَّهَ فَاسْتَغْفَرُوا لِذُنُوبِهِمْ وَمَنْ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا اللَّهُ وَلَمْ يُصِرُّوا عَلَى مَا فَعَلُوا وَهُمْ يَعْلَمُونَ * أُولَئِكَ جَزَاؤُهُمْ مَغْفِرَةٌ مِنْ رَبِّهِمْ وَجَنَّاتٌ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا وَنِعْمَ أَجْرُ الْعَامِلِينَ

“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema'afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau Menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui. Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan Itulah Sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal”. (Al-Imran: 133-136).

“Jika Allah menimpakan sesuatu kemudharatan kepadamu, Maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu, Maka tak ada yang dapat menolak kurniaNya. Dia memberikan kebaikan itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan Dia-lah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. (Yunus: 107).

Anda harus memahami bahwa cara terbaik dan singkat untuk melakukan repemograman otak adalah mulai dengan membaca ayat-ayat Al-Quran, bahkan cobalah untuk merancang dan melestarikan hafalan Al Qur'an tanpa melihat keberhasilan atau kegagalan untuk melakukannya, Anda hanya perlu merancang dan tidak peduli terhadap informasi negatif yang dilakukan oleh iblis kepada Anda, cukup Anda berkata:

"Aku berniat menghafal Al Qur'an dan saya akan menerapkan ini dan aku berharap kepada Allah untuk membantu saya. "

Cobalah mengulangi terus pesan ini sebelum tidur dan setelah bangun tidur.

Anda akan melihat setelah Anda memulai dari sebuah mimpi mengalami perkembangan untuk bisa menghafal dan memiliki kemampuan mental untuk itu, bagaimana terjadi perubahan terhadap memori seratus kali lebih baik, bagaimana menjadi lebih mampu berinteraksi dengan orang lain dan bahkan lebih banyak memperoleh keyakinan terhadap mereka, Anda juga akan menemukan diri Anda lebih baik untuk dapat berkomunikasi dengan orang lain dan lebih mampu mengungkapkan apa yang Anda inginkan dengan mudah dan nyaman (Ini yang terjadi pada diri saya juga)!

Mungkin Anda wahai pembaca yang budiman bertanya-tanya apakah pembicaraan ini sangat berlebihan? Saya katakan bahwa pembicaraan ini hanya berdasarkan pengalaman yang nyata bukan sekedar teori yang tidak sulit untuk diterapkan.

Saya akan sampaikan kepada Anda sesuatu yang mungkin Anda sulit mempercayaianya!

Ketika saya masih kuliah di sebuah universitas, pada awal tahun pertama, pelajaran matematika merupakan pelajaran yang paling sulit bagi saya, dan saya telah melakukan ujian sebanyak enam kali pada pelajaran ini dan terus gagal, bahkan untuk mencapai nilai minimal saja tidak mampu mencapainya. Namun, setelah saya menghafal Al-Qur’an, saya mampu menulis enslikopedi tentang keajaiban angka dalam Al-Qur'an, dan tulisan ini memiliki tebal 700 halaman, semuanya merupakan fakta-fakta yang saya temukan dalam Al-Quran bukan karena kelebihan diri saya, namun berkat rahmat Allah dan hafalan Al-Qur'an!

Pertanyaannya adalah wahai saudaraku tercinta: Apakah Anda merasa yakin dengan pemrograman ilahiyah melalui Al-Qur’an ini?

---------------------

Sumber:

Abdul daem al-Kaheel

www.kaheel7.com/id

6:18 PM | Author: Ghee

Lirik Lagu “Open Your eyes – Maher Zain”


Look around yourselves

Can’t you see this wonder

Spreaded in front of you

The clouds floating by

The skies are clear and blue

Planets in the orbits

The moon and the sun

Such perfect harmony


Let’s start question in ourselves

Isn’t this proof enough for us

Or are we so blind

To push it all aside..

No...


We just have to

Open our eyes, our hearts, and minds

If we just look bright to see the signs

We can’t keep hiding from the truth

Let it take us by surprise

Take us in the best way (Allah..)

us every single day.. (Allah..)

Keep us close to You

Until the end of time..


Look inside yourselves

Such a perfect order

Hiding in yourselves

Running in your veins

What about anger love and pain

And all the things you’re feeling

Can you touch them with your hand?

So are they really there?

Lets start question in ourselves

Isn’t this proof enough for us?

Or are we so blind

To push it all aside..?

No..


We just have to

Open our eyes, our hearts, and minds

If we just look bright to see the signs

We can’t keep hiding from the

Let it take us by surprise

Take us in the best way (Allah..)

Guide us every single day.. (Allah..)

Keep us close to You

Until the end of time..


When a baby’s born

So helpless and weak

And you’re watching him growing..

So why deny

What’s in front of your eyes

The biggest miracle of life..


We just have to

Open our eyes, our hearts, and minds

If we just look quiet we’ll see the signs

We can’t keep hiding from the truth

Let it take us by surprise

Take us in the best way (Allah..)

Guide us every single day.. (Allah..)

Keep us close to You

Until the end of time..


Open your eyes and hearts and minds

If you just look bright to see the signs

We can’t keep hiding from the truth

Let it take us by surprise

Take us in the best way (Allah..)

Guide us every single day.. (Allah..)

Keep us close to You

Until the end of time..


Allah..

You created everything

We belong to You

Ya Robb we raise our hands

Forever we thank You..

Alhamdulillah..


Artist: Maher Zain

Album: Thank You Allah

Copyright: Awakening Records 2009

Dzalim vs Terdzalimi
12:18 AM | Author: Ghee
Katanya… seseorang yang terdzalimi doa-doanya akan dikabulkan,, oya?!. Seseorang yang seperti apa sich

Alkisah, ada seorang anak si suatu tempat dengan aktivitasnya yang padat dengan proses hidupnya menuju kedewasaan terus berjalan. Dia melemparkan candaan kepada temannya agar aktivitasnya tidak terlalu serius ketika temannya itu bercanda pula. Ketika temannya melemparkan “ejekan” canda, si anak membalas dengan doa canda pula “Ya Allah aku sedang terdzalimi, luluskan nilai-nilai akademisku, ya Allah..” (red: bercanda) Just kidding. Tapi temannya itu menjawab “ berarti aku selalu menjadi orang-orang dzalim donk!! (red serius). Si anak sadar ketika yang mendzalimi merasa terdzalimi berkata langsung kepada yang didzalimi sekaligus mendzalimi. Apa jadinya jika temannya tidak berkata langsung? Mungkin temannya terus terdzalimi, atau si anak tidak sadar dan terus mendzalimi orang lain.

Tempat yang paling buruk akan ditempati oleh manusia, kebanyakan mereka berbuat karena tak menjaga kemaluan dan lidahnya. Apalagi seorang wanita yang paling banyak menempati tempat tersebut karena lidahnya tidak bisa dijaga. yang dikabulkan doanya ketika terdzalimi? Apa semua orang? Ya, tentu tidak. Dan bagaimana jadinya jika orang yang mendzalimi tidak menyadari bahwa orang lain terdzalimi, apa termasuk orang yang dzalim?
Itu bagaikan tes atau ujian kelulusan. Apa lulus atau tidak? Begitu pula lidah, apa lulus untuk dijaga atau tidak? Seseorang bisa menjdi dzalim ketika tidak menempatkan lidah pada tempatnya yang baik dan benar. Agar ujiannya mendapatkan predikat terbaik dengan nilai tertinggi dan diakui kebenarannya, kita simak poin berikut ini.

Adab bercakap
  • Ucapan bermanfaat: baik atau diam
  • Bernilai sedekah: ”Setiap tulang memiliki kewajiban bersedekah setiap hari. Di antaranya memberikan boncengan kepada orang lain di atas kendaraannya, membantu mengangkatkan barang orang lain ke atas tunggangannya atau sepotong kalimat yang diucapkan dengan baik dan santun”. (H.R. Bukhari)
  • Menjauhi pembicaraan sia-sia
  • Tidak banyak ghibah (membicarakan kejelekan orang lain)
  • Stop mengadu domba!
  • Stop berbohong!
  • Menghindari perdebatan meskipun benar
  • Tidak memotong pembicaraa
  • Stop saling mengolok dan memanggil dengan gelar yang buruk!
  • Pandai menjaga rahasia

Jadi, dzalim dan terdzalimi dapat berawal dari lidah kita. Pandai dijaga atau tidak tergantung pemahaman dan keinginan untuk memperbaiki diri.